Untuk Materi Penyuluhan Wilayah BPP Kota Tulungagung
Potensi wilayah BPP Kecamatan Tulungagung luas sawah 322,91 Ha yang
terdiri dari sawah yang berpengairan tehnis 80 % dan yang 20 %
berpengairan setengah tehnis.
Pengolahan lahan yang diperuntukan bagi tanaman padi sangatlah
penting untuk perhatikan. Karena lahan sawah (tanah sawah) merupakan
tempat mengambil cadangan hara yang dibutuhkan bagi tanaman padi.
Tanah ibarat dapur yang mengolah dan menyediakan nutrisi makanan bagi
tanaman. Oleh karena itu pertumbuhan tanaman padi diantarannya akan
dipengaruhi sejauhmana proses pengolahan yang dilaksanakan sebelum
ditanami.
Sistem pengolahan lahan dapat dilaksanakan secara tradisional dengan
menggunakan bajak, singkal, dan cangkul. maupun dengan cara modern
dengan menggunakan alat mekanisasi seperti hand traktor
Proses pengolahan lahan sawah yang baik seyogiannya diawali dengan cara
melakukan pemisahan jerami, sisa – sisa panen yang tidak terangkat,
rumput dan tanaman gulma lainnya. Agar supaya jerami dan sisa – sisa
tanaman lainya tidak dibakar. Maka untuk memudahkan proses pengolahan
lahan, sebaiknya jerami dipisahkan dan dikumpulkan disekitar
pematang.(pinggiran.petakan).
Apabila tanah setelah mengalami musim kemarau, sebelum diolah tanah
sebaiknya digenangi air terlebih dulu beberapa hari agar pori-pori tanah
membuka dan tekstur tanah menjadi lembek.
1. Setelah tanah menjadi lembek, artinya tanah siap untuk diolah.
2. Pengolahan pertama dilakukan dengan cara dibajak, bisa menggunakan
bajak/singkal dengan bantuan sapi atau kerbau. atau bisa juga
menggunakan bajak traktor tangan. Proses pembajakan ini dilakukan dengan
cara membalikan lapisan olah tanah agar sisa – sisa tanaman seperti
rumput, dan jerami dapat terbenam. Setelah tanah dibajak, maka dibiarkan
beberapa hari, agar terjadi proses fermentasi untuk membusukan sisa
tanaman dan jerami di dalam tanah.